Jasa mebel set / furniture set Indonesia

Jasa borong mebel / furniture dan jasa pembuatan kitchen set / dapur set, kamar set, Interior dan dekorasi untuk Kantor, Dinas, Instansi, Toko, Rumah, Hotel, Restaurant dll

Plywood Sebagai Bahan Furniture Interior

Posted by Nurul Hidayat on November 15, 2011

ANEKA FURNITURE INDONESIA
Mitra Furniture Set dan Interior

Plywood atau yang biasa disebut tripleks adalah jenis papan yang telah melalui proses dalam pembuatannya yang bisa disebut dengan papan pabrikan dan terdiri dari beberapa veneer kayu atau lapisan kayu dan direkatkan. Plywood adalah salah satu jenis produk kayu olahan yang paling sering digunakan dalam pembuatan Furniture, dan bahan interior seperti  “Kitchen Set /Dapur Set, Kamar Set dan barang furniture lain seperti Tempat Tidur, Lemari, Meja, Box, Partisi Ruangan, Plafon, Meja Counter / Meja Receptionist, bilik Warnet dll”. Plywood memiliki sifat fleksibel/lentur, murah, mudah dibentuk, dan bisa didaur ulang, serta tidak rumit. Plywood biasanya digunakan untuk menggantikan penggunaan kayu solid karena lebih tahan retak, susut, atau bengkok.

Agar menghasilkan produk yang kuat  biasanya lapisan plywood (Vaneer) direkatkan dan ditumpuk dengan tumpukan ganjil untuk mencegah terjadi pembelokan (Warping) dan menghasilkan kontruksi yang seimbang. karena kontruksi dengan melakukan penumpukan dalam bentuk genap akan mengakibatkan kontruksi menjadi tidak seimbang dan tidak stabil. saat ini sudah tersedia plywood dengan berbagai ketebalan dengan kualitas yang berbeda yaitu mulai dari 0.8 mm hingga 25 mm.

Barang Yang Terbuat dari Plywood

Berbagai macam jenis barang dapat dibuat dari Plywood baik itu berupa dekorasi rumah, kantor atau hotel dan juga kerajinan bahkan barang-barang furniture Indoor dan Interior. tak jarang orang menggunakan dalam berbagai kebutuhan karena bentuknya yang lentur, ringan, mudah didapat di toko-toko bangunan / toko bahan furniture dan juga tingkat kemudahan dalam mengolahnya ke dalam berbagai model aplikasi dan bisa di hias sesuai keinginan. berikut merupakan contoh bahan yang terbuat dari plywood:

  1. Kitchen Set
  2. Almari / Lemari
  3. Almari pakaian / lemari Pakaian
  4. Meja Belajar
  5. Meja Kantor
  6. meja Rapat
  7. Meja Tamu
  8. meja makan
  9. meja Rias / Meja Tolet
  10. Meja Komputer
  11. Bilik Warnet / Sekat Warnet
  12. Meja Counter / Meja Receptionist
  13. Penyekat Ruangan /Partisi Ruangan
  14. Pintu / Daun Pintu
  15. Jendela
  16. Plafon / Langit-langit
  17. Box / Peti
  18. Rak Buku
  19. Rak Piring
  20. Buffet / Rak Tv
  21. Meja Bar
  22. Furniture Interior / Mebel Interior
  23. Mebel Hiasan Rumah
  24. dll

Teknik pembuatan

Teknik pembuatan plywood telah ditemukan sejak abad ke-17, namun baru sekitar akhir abad ke-19 plywood diproduksi secara komersial untuk pembuatan peti teh. Plywood yang digunakan untuk pembuatan peti memiliki tiga lapisan sehingga biasa disebut three-ply, atau tripleks di Indonesia.

Lapisan atau veneer yang mengkomposisi sebuah plywood harus relatif tipis, bila tidak maka plywood cenderung mudah menyusut atau terdistorsi karena kekuatan adhesif perekatnya kalah kuat dibanding beban kayu veneer. Karenanya, pembuatan plywood yang lebih tebal tidak dilakukan dengan menebalkan lapisan veneer, melainkan menambah jumlah lapisan itu. Plywood yang terdiri lebih dari tiga lapisan, yang biasa disebut multiply. Terkadang, plywood yang terdiri dari lima lapisan disebut sebagai five-ply.

Lapisan plywood harus selalu dibuat dalam jumlah ganjil untuk menciptakan konstruksi kayu yang seimbang. Bagian tengah plywood, atau biasa disebut central core, biasanya relatif lebih tebal dibanding veneer namun dengan kepadatan yang lebih rendah agar hasil akhir plywood tidak menjad terlalu berat.

Penyusunan urat kayu (grain) pada setiap lapisan veneer harus diatur sedemikian rupa sehingga urat lapisan veneer yang di bawah tegak lurus dengan urat lapisan veneer di atasnya untuk menciptakan plywood yang merekat dengan kuat. Untuk mempermudah pengaturan urat tersebut, biasanya kayu yang menjadi bahan dasar plywood terbuat dari spesies pohon yang sama.

Pemeringkatan dan klasifikasi

Plywood diberi peringkat berdasarkan veneer mukanya (face veneers). Standar pemeringkatan berbeda-beda di setiap negara, dengan dasar pemeringkatan yang berbeda-beda pula, namun pada dasarnya pemeringkatan plywood adalah sebagai berikut:

Peringkat Keterangan
A Bagian muka dan punggung veneer bebas dari segala cacat
A/B Bagian muka veneer bebas dari segala cacat. Bagian punggung memiliki sedikit knot dan diskolorisasi (perubahan warna)
A/BB Bagian muka seperti peringkat A, bagian punggung dapat berupa veneer yang digabungkan (jointed veneers) dan memiliki knot besar dan beberapa plug (penutup knot)
B Baik muka maupun baian punggung memiliki ciri seperti bagian punggung peringkat A/B
B/BB Baik muka memiliki ciri seperti punggung A/B, bagian punggung memiliki ciri seperti punggung A/BB
BB Baik muka maupun punggung memiliki ciri seperti punggung A/BB
WG Hanya mendapat jaminan bahwa papan direkatkan dengan baik (well glued)
X Papan dengan tingkat cacat yang tinggi

Selain itu plywood juga biasa diklasifikasikan menjadi kelmpok atau tipe berdasarkan kekuatan adhesif dan kekuatan kayu yang menjadi bahan dasarnya. Pengelompokkan ini sangat beragam dan tidak memiliki standar tertentu.

Sumber : Supriyadi Furniture & Wikipedia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: