Jasa mebel set / furniture set Indonesia

Jasa borong mebel / furniture dan jasa pembuatan kitchen set / dapur set, kamar set, Interior dan dekorasi untuk Kantor, Dinas, Instansi, Toko, Rumah, Hotel, Restaurant dll

Archive for the ‘Kayu Furniture’ Category

Bahan dasar dalam Pembuatan barang Furniture / Mebel / Interior yang terdiri dari berbagai macam bahan seperti kayu, triplek, Plywood dll untuk menghasilkan barang Furniture / Mebel / Interior yang memiliki kualitas baik / kualitas tinggi / high quality seperti Kitchen Set, Kamar Set, Partisi, Meja Ruangan, Bed Set, Dapur Set, Meja Tamu, Kursi Tamu, Buffet, BackWall, Bilik Warnet, Meja , Kursi, Almari / Lemari dll.

Industri Mebel Indonesia di Dunia

Posted by Nurul Hidayat on January 6, 2012

ANEKA FURNITURE INDONESIA
Mitra Furniture Set dan Interior

Furniture adalah istilah yang digunakan untuk perabot rumah tangga yang berfungsi sebagai tempat penyimpan barang, tempat duduk, tempat tidur, tempat kerja dan tempat mengerjakan sesuatu dalam bentuk meja, kursi, lemari, tempat tidur, bufet dan atau tempat menaruh barang di permukaannya. Misalnya furniture sebagai tempat penyimpan barang biasanya dilengkapi dengan pintu, laci dan rak, gantungan atau sebagainya misalnya lemari pakaian, lemari buku, nakas, dll. Furniture dapat terbuat dari kayu, bambu, logam, plastik, triplek / plywood, dan lain sebagainya. Furniture sebagai produk artistik biasanya terbuat dari kayu pilihan dengan warna dan tekstur indah yang dikerjakan dengan penyelesaian akhir yang halus.

Beberapa daerah yang menghasilkan  produk mebel dan  furniture di Indonesia yang terkenal adalah Kabupaten Jepara dengan produk “mebel ukir”, Solo, Kudus, dan Pati.

Sejauh ini industri furniture mebel di Indonesia masih memiliki pamor bagus dalam perdagangan furniture / mebel dunia. Pada ajang pameran tunggal bertajuk “Indonesia Paviliun” yang berlangsung selama 18-22 Maret 2007 di Shenzen – Cina, furniture asal Indonesia banyak diminati oleh para pembeli internasional. Terdapat sekitar 50 hingga 70 pembeli telah meminta pengusaha Indonesia untuk menjadi pemasok furniture dan kerajinan Indonesia dengan nilai transaksi mencapai sekitar US$ 100 juta .

Pemerintah Indonesia juga telah mengupayakan untuk mengembangkan industri mebel / furniture. Terlebih sektor ini telah ditetapkan pemerintah sebagai salah satu dari 10 komoditas unggulan ekspor Tanah Air. Ini didukung baik oleh aspek kualitas dan desain produk yang diminati oleh konsumen luar negeri, ketersedian bahan baku maupun sumber daya manusia yang terampil.

Dipandang dari  pangsa pasar Indonesia (Pasar nasional / Domestik), Furniture / mebel  lokal masih menguasai 70% pasar furniture domestik. akan tetapi pangsa pasar ini terancam oleh impor mebel asal China yang memiliki pertumbuhan sangat pesat yakni 200% per tahun dalam satu tahun terakhir. meningkatnya impor mebel asal negeri Tirai Bambu  yang terjadi setiap tahun terutama untuk segmen mebel murah, untuk pasar menengah ke bawah menjadi ancaman serius meski kualitas yang ditawarkan tidak sebaik kualitas mebel lokal Indonesia.

sumber : ig jepara

Posted in Fungsi Kayu Jati, Furniture Plywood, Furniture Triplek, Kayu Furniture, Kayu Mebel, mebel interior, Mebel Jati, meningkatkan kualits mebel, pengaruh arsitektur dalam mebel, pengembangan desain mebel, peningkatan mutu mebel furniture, Plywood, Triplek | Tagged: , , , , , , | Leave a Comment »

Mebel Furniture Ukir Jepara masih memiliki keunggulan

Posted by Nurul Hidayat on December 27, 2011

ANEKA FURNITURE INDONESIA
Mitra Furniture Set dan Interior

Pengertian mebel / Furniture adalah perabot yang diperlukan, berguna, atau disukai, seperti barang atau benda yang dapat dipindah-pindah sesuai dengan keinginan pemilik , dan digunakan untuk melengkapi rumah, kantor, hotel, vill dsb. Produksi mebel dan kerajinan tangan ukir Jepara masih memiliki dominasi dan keunggulan dalam  sektor furniture di kancah domestik atau Internasional terbukti masih banyaknya peminat “produksi furniture asli Jepara” dari berbagai penjuru nusantara maupun dunia.

Walaupun pembuatan barang – barang furniture / mebel masih tergolong tradisional dan semi manual, hal ini tidak mengurangi karya seni yang ditonjolkan oleh para pembuat furniture dari kota Jepara.

Produk Furniture yang biasa terdapat dipengrajin berupa tempat tidur, meja makan, lemari, kursi tamu, hingga figura.

Kerajinan mebel Ukir asli khas Jepara mempunyai kelebihan dibandingkan dengan mebel – mebel / Furniture buatan kota lain . Kelebihan tersebut berada pada corak ukirnya yang memiliki kekhasan tersendiri dalam desain maupun teknik pembuatan. Kekhasan tersebut tidak lekang dimakan jaman walau timbul para pesaing – pesaing mebel / furniture yang juga membawa ciri ukir tersendiri.

Misalnya Ukir yang berasal dari Kota Kudus yang merupakan kota yang berbatasan langsung dengan Kota Jepara. Tetapi keungggulan produksi dan pemasaran ukir Kudus tidak dapat menyaingi “ukir khas dari Jepara” yang dianggap masih menjadi primadona ukiran di kancah lokal maupun mancanegara, bahkan berkali-kali Malaysia datang dan melakukan Study ke Jepara demi meniru model ukiran dan teknik pembuatan dan itu dilakukan dengan berbagai cara mulai dari menggaet pengrajin maupun mengajak sekolah yang memiliki jurusan teknik kayu di Jepara untuk bertukar pelajar.

Setiap tahunnya para pengrajin mebel / furniture memiliki inovasi-inovasi baru untuk mengembangkan produk seni ukir yang mereka miliki sehingga dapat diminati oleh para konsumen. Di samping itu, perluasan dan intensifikasi terus dilakukan dalam rangka meningkatkan ekspor serta peluasan pasar internasional dengan penganeragaman produk yang mempunyai potensi, serta peningkatan market intelligence untuk memperoleh transportasi pasar luar negeri. dan pemasaran yang dilakukan biasanya mensuply exporter, dikirim langsung ke pelanggan ataupun di kumpulkan di showroom.

Posted in Bahan Almari, Bahan Bangunan, Bahan Furniture, Bahan Interior, bahan Kursi, Bahan Mebel, Bahan Meja, Bahan Rak, Bahan Rumah, Kayu Furniture, Kayu Indonesia, Kayu Jati, Kayu Mebel, Manfaat Jati, mebel interior, Mebel Jati, meningkatkan kualits mebel, pengaruh arsitektur dalam mebel, pengembangan desain mebel, peningkatan mutu mebel furniture, persediaan jati, ukiran jepara warisan Indonesia | Tagged: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Desain Interior Mebel yang mengikuti Apresisasi Konsumen

Posted by Nurul Hidayat on December 22, 2011

ANEKA FURNITURE INDONESIA
Mitra Furniture Set dan Interior

JAKARTA — Dijaman sekarang, inovasi dan kreatifitas dalam berkarya dan menghasilkan produk seni sangat diperlukan didalam menghasilkan sebuah produk agar tetap menjadi bidikan konsumen. Produk mebel dan furniture kayu terutama kayu Jati dan mahoni dari Indonesia misalnya, yang 10 tahun silam sempat mengalami booming atas permintaan ekspor seperti yang terjadi di “Kabupaten Jepara”. Pada saat  itu, produk mebel furniture dari Jepara banyak dikirim ke berbagai belahan dunia seperti Italia, Amerika Serikat, Kanada, Spanyol dan Inggris dan negara2 lain.

Akan tetapi cerita itu menjadi lain ketika dimasa  modern seperti ini yang pola pikir konsumen mebel di luar negeri lebih mengutamakan kualitas dan desain dari “produk mebel” yang terinspirasi dari berubahnya gaya arsitektur2 dunia yang mempengarui kenyamanan pemakai atau penghuni rumah tersebut. Joshua M Simanjuntak, seorang pakar desainer mebel, mengatakan jika problem yang dihadapi pelaku industri mebel di Indonesia saat ini adalah desain mebel yang tidak mengikuti perkembangan arsitektur dan interior saat ini.

Menanggapi hal itu, pemerintah Indonesia melalui Kementrian Perindustrian menggalakkan kepada seluruh pelaku mebel dan juga asosiasi pengusaha mebel dalam misi ‘Peningkatan Kualitas dan Desain Mebel Indonesia’ demi menjaga kelangsungan dan daya saing pasar internasional agar produk-produk mebel dari Indonesia  dapat bersaing dan menjadi produk kebanggan bagi pemakainya, dan saat ini peningkatan kualitas mebel Indonesia sangat signifikan walaupun dari segi harga Indonesia masih belum mampu untuk menyaingi Cina (Pesaing utama pangsa pasar Indonesia) akan tetapi dari segi kualitas dan ketahanan barang Indonesia dapat disejajarkan bahkan menjadi lebih unggul karena Indonesia memilikki bahan Berkualitas Tinggi yaitu Kayu Jati dan juga indonesia memiliki Pusat Seni Ukir Dunia yang sudah menjadi kebanggaan yaitu Kota Jepara Jawa tengah Indonesia.

Di Jepara, pemerintah “Kabupaten Jepara” bahkan merespon cepat program dari pemerintah pusat dalam menggalakkan program “Peningkatan kualitas dan Desain Mebel Indonesia” tersebut. Baru-baru ini sering diadakan seminar dan workshop yang bertemakan ‘Peningkatan Kualitas Mebel Ukir Jepara untuk menghadapi pasar Global’, salah satu moto Indikasi Geografis MUJ (indikasi geografis mebel ukir jepara).

Juga dari asosiasi-asosiasi lain yang turut serta mendukung peningkatan kualitas mebel Jepara seperti Asmindo Jepara, APKJ, JFDC, Kadin Jepara dan Lembaga Indikasi Geografis MUJ tentunya.

Memang saat ini produk-produk mebel dari Indonesia bisa dikatakan masih ketinggalan dari segi desain, tetapi untuk beberapa tahun kedepan dengan seringnya diadakan workshop-workshop untuk pelaku usaha mebel tentang pentingnya sebuah desain dalam produk mebel dan tren pasar mebel akan menjadikan pelaku mebel dapat mengembangkan mebel dengan desain yang diminati konsumen dan juga merubah sikap dan kecenderungan Konsumen Indonesia yang sering menyepelekan produk negerinya sendiri, demi kemajuan Indonesia dan Kebanggaan Dunia .

Peninggalan-peninggalan nenek moyang orang Indonesia di masa lampau sudah membuktikan bahwa Indonesia adalah negara Besar, Negara Subur, Negara Kaya, Negara bertalenta dan penuh dengan khasanah dan etnik budaya yang menjadikan negara ini menjadi negara yang kaya raya akan budaya dan suku bangsa oleh karena itu, mebel ukir sebagai warisan dunia patut dilestarikan dan dikembangkan demi menjaga warisan budaya dan memutar roda perekonomian para pelakunya.

Sumber : Ig Jepara

Posted in budidaya bahan baku furniture, Fungsi Kayu Jati, Furniture Plywood, Furniture Triplek, Kayu Furniture, Kayu Indonesia, Kayu Jati, Kayu Mebel, Manfaat Jati, mebel interior, Mebel Jati, meningkatkan kualits mebel, pengaruh arsitektur dalam mebel, pengembangan desain mebel, peningkatan mutu mebel furniture, ukiran jepara warisan Indonesia | Tagged: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Kayu Jati Demi Mebel Berkualitas

Posted by Nurul Hidayat on December 22, 2011

ANEKA FURNITURE INDONESIA
Mitra Furniture Set dan Interior

Jati yang bahasa binomial disebut ‘Tectona grandis’ merupakan  pohon dengan batang kayu bermutu tinggi. Yang digunakan sebagai bahan baku utama industri mebel, baik pembuatan mebel untuk dalam ruangan (Indoor furniture / Interior) ataupun luar ruangan (Outdoor furniture / Garden furniture) sudah pasti lambat laun tanaman yang dapat tumbuh mencapai ketinggian 30-40 meter ini akan habis akan habis dikarenakan intensitas produksi mebel dan produksi bahan baku berupa kayu jati ini lebih besar / lebih banyak produksi mebel disamping itu keadaan yang tidak mungkin jika jati akan tumbuh besar dalam hitungan bulan. oleh karena itu, solusi terakhir adalah mencari bahan baku lain seperti triplek /plywood atau bahan lainnya sambil menunggu tanaman tersebut siap untuk dipanen “siap untuk dijadikan bahan baku mebel yang berkualitas”.

Kabupaten Jepara, yang sangat terkenal akan produk mebel ukir nya dan juga barang barang mebel lain yang terkenal dengan bentuk model dan kerapiaan produksi yang memiliki karakter dan nilai jual tinggi hingga kelas export akan tetapi produksi mebel di jepara  mengandalkan bahan baku utama yakni ‘kayu jati’. Meskipun terdapat jenis kayu lainnya seperti mahoni, sonokeling, juga kayu meh. Perajin ukiran jepara lebih memilih bahan kayu jati untuk produk mebel ukirannya karena memiliki sifat kayu yang keras dan tidak mudah pecah saat proses pengukirannya dan juga kualitas dan harga jual yang patut diperhitungkan, karena dalam proses pengerjaan membutuhkan waktu dan tenaga yang sama.

karena kebutuhan akan kayu jati dari tahun ke tahun terus meningkat, pemkab. Jepara terus berupaya mengkampanyekan budaya penanaman pohon jati di ladang hutan gundul atau di lahan lahan kosong yang dimiliki warga. Agar di masa-masa mendatang kebutuhan bahan baku jati terutama untuk industri mebel di Jepara dapat terpenuhi dengan tersedianya bahan baku yang berkualitas.

Setiap tahunnya, tak kurang dari 1.000 bibit pohon jati ditanam pada ladang hutan gundul di daerah pelosok Jepara dan ini merupakan asset dan modal berharga untuk kelangsungan mebel Jepara dan mebel Indonesia di masa yang akan datang.

Sumber : Ig Jepara

Posted in Bahan Almari, Bahan Bangunan, Bahan Furniture, Bahan Interior, bahan Kursi, Bahan Mebel, Bahan Meja, Bahan Rak, Bahan Rumah, budidaya bahan baku furniture, budidaya jati, Kayu Furniture, Kayu Indonesia, Kayu Jati, Kayu Mebel, Manfaat Jati, Mebel Jati, persediaan jati | Tagged: , , , , , , , | Leave a Comment »

Kayu Jati Sebagai Bahan Furniture dan Interior

Posted by Nurul Hidayat on November 3, 2011

ANEKA FURNITURE INDONESIA
Mitra Furniture Set dan Interior

Jati merupakan salah satu kayu yang memiliki kualitas tinggi. Kayu ini sangat sering digunakan sebagai bahan baku furnitur atau mebel baik itu berupa Meja Set, Kursi, Almari, Tempat Tidur, Kusen Pintu, Jendela maupun barang barang furniture lain seperti Interior dan Eksterior. Tanaman Ini sangat subur tumbuh di daerah Tropis Seperti Indonesia , India,  Myanmar, Laos, Kamboja, Thailand, Indochina, Srilangka , Tiongkok , Bangladesh, Vietnam , Malaysia dan daerah lain seperti Afrika tropis, Amerika tengah, Australia, Selandia Baru, Pasifik dan Taiwan,

Karena Pertumbuhannya yang Lambat yaitu berkisar antara 10 – 80 Tahun Bahkan lebih untuk kualitas terbaik, maka harga dari kayu ini sangat tinggi karena waktu yang dibutuhkan untuk tanam dan panen sangat-sangat lama. disamping itu kayu ini juga menjadi bahan baku pembuatan furniture yang menjadi andalan / Primadona. Kayu jati mengandung semacam minyak dan endapan di dalam sel-sel kayunya, sehingga awet digunakan Luar Ruangan Seperti digunakan sebagai Bahan Furniture Garden, Outdoor ataupun Exterior Rumah meski tanpa divernis, apalagi di pakai di dalam Gedung yang memiliki atap dan terlindung dari sinar matahari langsung dan hujan.

Jati sudah sejak lama dipergunakan untuk bahan baku pembuatan kapal laut, Juga dalam konstruksi berat seperti jembatan dan bantalan rel. Di rumah, selain digunakan sebagai bahan baku furniture, Interior atau mebel jati kayu jati juga struktur bangunan seperti Kusen, pintu, jendela. Rumah-rumah tradisional Jawa, seperti rumah joglo Jawa Tengah, juga menggunakan kayu jati di hampir semua bagiannya seperti: tiang-tiang, rangka atap, hingga ke dinding-dinding berukir maupun barang Bahan rumah lain yang berasal dari kayu.

Dalam industri kayu sekarang, jati diolah menjadi venir (veneer) untuk melapisi wajah kayu lapis mahal; serta dijadikan keping-keping parket (parquet) penutup lantai. Selain itu juga diekspor ke mancanegara dalam bentuk furniture, Mebel Set, Meja , Kursi, Tempat Tidur, Pintu, Lantai, dan Furniture Lainnya baik untuk furniture dalam rumah maupun untuk furniture luar rumah.

Ranting-ranting jati yang tak lagi dapat dimanfaatkan untuk barang mebel, dimanfaatkan sebagai kayu bakar dengan kualitas nomor satu. Kayu jati menghasilkan panas yang tinggi, sehingga pada jaman kreta uap sering digunakan sebagai bahan bakar lokomotif uap.

Sifat-sifat yang dimiliki oleh kayu Jati

Kayu jati merupakan kayu kelas satu dan Terbaik diantara kayu kayu yang lain karena kekuatan, keawetan dan keindahan yang dimiliki oleh kayu ini. Secara teknis, kayu jati memiliki kelas kekuatanTerbaik dan keawetan Terbaik, karena Kayu ini sangat tahan terhadap serangan hama Perusak Kayu Seperti rayap.

Jadi Bagian dalam memiliki warna coklat muda, coklat kelabu hingga coklat merah tua. Jati  di bagian luar, berwarna putih dan  kekuningan. Walaupun memiliki sifat kayu yang  keras dan kuat, kayu jati mudah untuk dipotong dan dikerjakan, sehingga Kayu Jati Sangat disukai untuk membuat furniture/mebel dan ukir-ukiran. Kayu Jati ini jika diampelas halus akan tampak  memiliki permukaan yang licin dan seperti berminyak dan lingkaran tahun pada kayu Jati  kelihatan nampak jelas, sehingga menghasilkan Bentuk dan tekstur yang indah. Dengan kehalusan tekstur yang dimiliki kayu ini dan juga keindahan pada warna kayunya, jati digolongkan sebagai kayu yang  mewah. Oleh karena itu, jati banyak diolah menjadi mebel taman, mebel interior, kerajinan, panel, Kusen, Pintu, jendela dan anak tangga yang berkelas.

Sekalipun tergolong mudah untuk  diolah menjadi barang kerajinan Mebel / Funrniture, jati sudah tersohor sebagai kayu yang sangat kuat dan awet, serta tidak gampang berubah bentuk karena perubahan cuaca. Pada alasan itulah, kayu jati digunakan sebagai bahan bantalan rel, jembatan, kapal dan Rumah. Tukang kayu di Eropa pada abad ke-19 konon juga meminta upah tambahan jika harus mengolah Kayu Jati.  karena kayu ini keras hingga mampu membuat tumpul alat Perkakas yang digunakan mereka dan menyita tenaga mereka. Manual kelautan Inggris bahkan meminta untuk menghindar dari kapal jung Tiongkok yang terbuat dari jati karena dapat merusak baja kapal marinir Inggris jika berbenturan.

Jati burma sedikit lebih kuat dibandingkan jati jawa. Namun, di Indonesia sendiri, jati jawa menjadi primadona. Tekstur jati jawa lebih halus dan kayunya lebih kuat dibandingkan jati dari daerah lain di negeri ini. Produk-produk ekspor yang disebut berbahan java teak (jati jawa, khususnya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur) sangat terkenal dan diburu oleh para kolektor di luar negeri.

Menurut sifat-sifat kayunya, di Jawa orang mengenal beberapa jenis jati (Mahfudz dkk., t.t.):

  1. Jati lengo atau jati malam, memiliki kayu yang keras, berat, terasa halus bila diraba dan seperti mengandung minyak (Jw.: lengo, minyak; malam, lilin). Berwarna gelap, banyak berbercak dan bergaris.
  2. Jati sungu. Hitam, padat dan berat (Jw.: sungu, tanduk).
  3. Jati werut, dengan kayu yang keras dan serat berombak.
  4. Jati doreng, berkayu sangat keras dengan warna loreng-loreng hitam menyala, sangat indah.
  5. Jati kembang.
  6. Jati kapur, kayunya berwarna keputih-putihan karena mengandung banyak kapur. Kurang kuat dan kurang awet.

Berikut Merupakan Barang-Barang yang sering di Buat dari bahan kayu Jati:

Pintu, Jendela, Almari, Kursi, Meja, Meja Belajar, Meja Sekolah, Bangku, Kusen, Tempat Tidur, Meja Tamu, Dapur Set / Kitchen Set Penyangga Atap Rumah, dan Interior rumah lainnya maupun interior atau mebel mebel kantor serta Furniture Garden, Outdoor dan juga Furniture Indoor lain.

Sumber : Supriyadi Furniture  & Wikipedia

Posted in Bahan Bangunan, Bahan Furniture, Bahan Interior, Bahan Mebel, Bahan Rumah, Fungsi Kayu Jati, Kayu Furniture, Kayu Indonesia, Kayu Jati, Kayu Mebel, Manfaat Jati, Mebel Jati | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.